RADAR-NASIONAL.COM

Minggu, 18 Oktober 2026

Tekan Peredaran Narkoba di Probolinggo, Polisi Gelar Razia KRYD di Paiton

PROBOLINGGO — Radar-nasional.com - Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Polda Jawa Timur, terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (17/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB ini berfokus pada pemeriksaan tempat karaoke di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Operasi ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam mengantisipasi masuk dan meluasnya peredaran barang haram di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Operasi KRYD dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo, IPTU Darmawan. Kegiatan ini juga melibatkan personel gabungan dari Sidokkes, Sipropam, Sat Samapta, serta staf Polres Probolinggo.

Sebelum menerjunkan personel ke lapangan, seluruh petugas terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan dan menerima arahan di halaman Mapolres Probolinggo. Petugas kemudian bergerak ke lokasi sasaran untuk melakukan patroli dan penggeledahan terbatas secara terukur.

Hasil Pemeriksaan dan Komitmen Kepolisian

Dari hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya barang bukti narkoba maupun pelanggaran terkait penyalahgunaan zat terlarang. Kendati demikian, Polres Probolinggo menegaskan bahwa kegiatan pengawasan dan pencegahan akan terus dilaksanakan secara berkala.
Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, melalui Kasat Resnarkoba IPTU Darmawan, menyampaikan bahwa KRYD merupakan wujud komitmen nyata jajarannya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba (Bersinar).

"Polres Probolinggo akan terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui patroli, pemeriksaan, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika," ujar IPTU Darmawan.
Ajak Masyarakat Berperan Aktif
Selain penindakan, pihak kepolisian menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba di Kabupaten Probolinggo.

"Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mencurigai adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungannya," tambahnya.

Melalui operasi rutin yang ditingkatkan ini, Polres Probolinggo berharap ruang gerak peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Probolinggo semakin sempit, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. (mis)

Kapolres Probolinggo Jenguk Korban Karhutla Bromo di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

SURABAYA, - 18-10-2026 - Radar- nasional.com - Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap korban bencana, Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar beserta jajaran menjenguk dua korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kedua korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga yang setia mendampingi selama proses perawatan medis. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo juga menyerahkan tali asih untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga korban selama masa perawatan.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah karhutla yang menimpa para korban.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami para korban karhutla Bromo. Kami berharap kedua korban segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Kami juga mendoakan agar pihak keluarga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," ujar AKBP Asmida Rizki Siregar.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum dan penanganan peristiwa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kemanusiaan.
"Kami terus mendoakan agar kedua korban segera pulih dan keluarga diberikan kekuatan. Kehadiran Polri adalah untuk memberikan perhatian serta dukungan penuh kepada masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan pengayoman, perhatian, dan dukungan nyata kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi dorongan moril bagi korban beserta keluarga selama masa pemulihan. (mis)

Progres Perbaikan Jembatan Pajarakan Probolinggo Capai 50 Persen, Pengecoran Ditargetkan 5 November 2026

Probolinggo — Radar-nasional.com -Progres pekerjaan perbaikan Jembatan Pajarakan di Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah berlangsung selama lebih dari dua pekan, pengerjaan fisik struktur jembatan kini telah mencapai kisaran 50 persen dan memasuki tahap pemasangan kerangka besi.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana tanpa kendala cuaca maupun teknis di lapangan, proses pengecoran jembatan ditargetkan dapat dimulai pada 5 November 2026.

Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Wibowo, menjelaskan bahwa fokus pekerjaan saat ini tertuju pada pemasangan pelat bondek (bondex) serta perakitan tulangan besi sebagai persiapan utama sebelum pengecoran.

"Pemasangan pelat bondek diestimasi selesai dalam waktu tujuh hingga delapan hari. Setelah tahap tersebut rampung, pengerjaan dilanjutkan dengan pemasangan tulangan yang memakan waktu sekitar 10 hari. Insyaallah pengecoran dapat dilaksanakan pada 5 November. Kami berharap seluruh proses diberi kelancaran agar pengerjaan selesai lebih cepat," ujar Wibowo saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2026).

Lonjakan Volume Kendaraan dan Efektivitas Jembatan Darurat

Di tengah pengerjaan konstruksi, arus lalu lintas di kawasan Jembatan Pajarakan terpantau ramai namun tetap mengalir lancar. Peningkatan volume kendaraan di jalur pantura non-tol ini terjadi seiring dengan diberlakukannya tarif resmi pada ruas Jalan Tol Gending–Kraksaan sejak 14 Oktober 2026, yang membuat sebagian pengguna jalan memilih jalur arteri nasional.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga konektivitas antarwilayah di Kabupaten Probolinggo, pihak pengelola menyiagakan jembatan darurat di sisi selatan jembatan utama. Hingga saat ini, lalu lintas di jalur penyeberangan sementara tersebut dilaporkan aman dan belum mengalami hambatan berarti.

Para pengguna jalan diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu petunjuk arah yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas penataan arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

Adapun kepastian mengenai jadwal pengoperasian kembali Jembatan Pajarakan secara penuh masih menunggu penyelesaian tahap pengecoran serta evaluasi kelayakan struktur dari pihak pelaksana BBPJN. (mis)

Sabtu, 17 Oktober 2026

Duka Karhutla TNBTS, Kapolres Probolinggo Takziah dan Serahkan Tali Asih ke Rumah Duka

PROBOLINGGO – Radar-nasional.com - Bentuk empati dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, dengan melayat (takziah) ke rumah duka almarhum Sefriel Ardiansyah pada Sabtu (17/10/2026). Almarhum merupakan salah satu korban dalam musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Dengan didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta anggota Polres Probolinggo, Kapolres tiba di kediaman duka yang berlokasi di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangan rombongan kepolisian tersebut disambut hangat oleh Lurah Jrebeng Kulon beserta keluarga almarhum.
Dalam suasana yang penuh rasa duka, AKBP Asmida Rizki Siregar menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa almarhum Sefriel Ardiansyah. Ia juga memberikan penguatan serta dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Kami berharap keluarga senantiasa mendapatkan ketegaran serta dukungan dari lingkungan sekitar," ujar Kapolres Probolinggo.
Sebagai wujud perhatian nyata, Kapolres Probolinggo bersama jajaran turut menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga almarhum. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, sekaligus menjadi simbol solidaritas jajaran kepolisian terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan.

AKBP Asmida menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup aksi sosial serta kepedulian kemanusiaan.
"Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga untuk memberikan perhatian, empati, dan dukungan kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Semoga kehadiran kami dapat memberikan sedikit penguatan bagi keluarga yang sedang berduka," tambahnya.
Melalui pendekatan humanis ini, Polres Probolinggo terus berupaya membangun hubungan kemitraan dan rasa kebersamaan yang erat dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya saat terjadi musibah maupun situasi darurat bencana di wilayah Probolinggo. (mis)

Jumat, 16 Oktober 2026

Cegah Abrasi Pesisir Probolinggo, DPC Gerindra Tanam Mangrove di Pantai Duta

PROBOLINGGO — Radar-nasional.com - DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo bersama organisasi sayap partai, Laskar Gerindra, menggelar aksi penanaman pohon mangrove di sepanjang pesisir Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/10/2026). Langkah ekologis ini dilakukan sebagai respons konkret atas meningkatnya ancaman abrasi yang terus menggerus wilayah pesisir timur Probolinggo.

Aksi lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo, H. Muhammad Zubaidi, M.Pd.I., dengan didampingi jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Probolinggo, pengurus Laskar Gerindra, serta puluhan kader dan simpatisan partai.
Turut hadir dalam kegiatan sosial ini perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo yang ikut bersinergi di lapangan.

Bukan Sekadar Kegiatan Simbolis
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo, Muhammad Zubaidi, M.Pd.I., menegaskan bahwa aksi penanaman mangrove ini bukan agenda seremonial semata, melainkan bagian dari komitmen moral dan tanggung jawab sosial partai terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

"Menanam mangrove adalah bentuk investasi masa depan. Kita tidak hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan dan komitmen untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Probolinggo agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Zubaidi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo tersebut.
  
Ia menambahkan, pemilihan lokasi di Pantai Duta, Desa Randutatah, sangat relevan mengingat kawasan pesisir Paiton membutuhkan benteng alami guna menahan laju pengikisan garis pantai. Menurutnya, abrasi tidak hanya merusak alam, tetapi juga mengancam perekonomian serta keselamatan pemukiman warga pesisir dalam jangka panjang.

Solusi Ekologis dan Sinergi Lintassektor
Sebagai organisasi sayap partai, Laskar Gerindra Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Penanaman mangrove dipandang sebagai langkah taktis memperkuat pertahanan alami garis pantai Randutatah.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Zubaidi turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam aksi ini, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.
"Kami mengapresiasi DLH Kabupaten Probolinggo dan seluruh elemen masyarakat yang bergotong-royong dalam aksi penanaman ini. Sinergi antara parpol, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap aksi seperti ini dapat terus berkelanjutan," pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo berharap dapat mendorong kesadaran kolektif segenap lapisan masyarakat Probolinggo untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pantai secara konsisten. (mis)

Antisipasi Musim Hujan di Probolinggo, DLH, Kecamatan Kraksaan dan Sampoerna Gelar Aksi Bersih DAM Kandangjati Kraksaan

PROBOLINGGO – Radar-nasional.com -Pemerintah Kecamatan Kraksaan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan PT HM Sampoerna Tbk Plant Kraksaan menggelar Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) di DAM Kandangjati, Kecamatan Kraksaan, Kamis (15/10/2026). Aksi gotong royong ini digelar sebagai langkah mitigasi bencana menjelang musim penghujan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bebas Sampah Sedunia.

Kegiatan yang diawali di Pendopo Kecamatan Kraksaan tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat setempat. Turut hadir dalam acara ini Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Roby Siswanto, Camat Kraksaan Puja Kurniawan, serta Manager Production and Quality PT HM Sampoerna Tbk Plant Kraksaan Yunita Sari Dewi beserta jajaran manajemen dan karyawan.
Aksi lingkungan ini juga diperkuat oleh keterlibatan tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, perwakilan Kelurahan Kraksaan Wetan, serta Pemerintah Desa Kebonagung.

Bantuan Peralatan Kebersihan dan Bibit Penahan Longsor

Dalam aksi sosial tersebut, PT HM Sampoerna Tbk Plant Kraksaan menyalurkan bantuan berupa paket peralatan kebersihan kepada warga di sekitar kawasan DAM Kandangjati. Selain itu, diserahkan pula bantuan bibit tanaman yang ditujukan untuk penghijauan serta memperkuat struktur tanah area DAM guna meminimalisasi risiko erosi dan tanah longsor.
Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi PT HM Sampoerna Tbk yang terus menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kami menilai aksi pembersihan di DAM Kandangjati memberikan dampak langsung terhadap kebersihan kawasan perairan, pelaksanaan kegiatan menjelang musim penghujan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap kebersihan fasilitas umum dan aliran sungai di kraksan," ujar Puja.

Dorong Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah dari Rumah

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, menegaskan bahwa penanganan permasalahan sampah tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan kerja bakti secara berkala. Ia menyoroti pentingnya edukasi dan perubahan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya.

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan diri memilah dan mengolah sampah rumah tangga sejak dari rumah langkah ini sangat krusial untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat penampungan sementara (TPS ) maupun tempat pemrosesan akhir (TPA ) pengelolaan sampah secara berkelanjutan butuh keterlibatan aktif semua pihak," tegas Roby
Komitmen Kolaborasi Lingkungan Sektor Swasta

Pada kesempatan yang sama, Manager Production and Quality PT HM Sampoerna Tbk Plant Kraksaan, Yunita Sari Dewi, menyatakan bahwa partisipasi dalam aksi GASS merupakan wujud nyata komitmen keberlanjutan (sustainability) perusahaan terhadap lingkungan sekitar wilayah operasional.

Sampah merupakan salah satu tantangan dan risiko yang berkaitan langsung dengan kualitas air di wilayah kraksan, kami percaya bahwa sinergi dan kolaborasi erat antara pemerintah, swasta dan masyarakat adalah kunci utama penanganan lingkungan kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran kolektif untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di kabupaten Probolinggo," pungkas Yunita

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama PT HM Sampoerna Tbk berharap budaya memilah sampah dari rumah serta pemeliharaan kawasan aliran sungai dapat terus berjalan secara berkelanjutan. (mis)

Tragedi Karhutla Bromo Probolinggo: Arah Angin Ekstrem Jebak Tim Pemadam, 4 Orang Meninggal Dunia

SUKAPURA, 15 OKTOBER 2026 — Radar-nasional.com - Tragedi memilukan menimpa tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Perubahan arah angin yang ekstrem dan mendadak membuat petugas serta sukarelawan terjebak dalam kobaran api saat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Insiden yang terjadi di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, ini merenggut empat korban jiwa dan menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka berat.

Kebakaran tersebut tepatnya melanda area Pusung Lingker Utara, sebelah timur Bukit Mentigen, Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Kamis pagi pukul 
09.00 WIB. Sebanyak 12 personel gabungan yang terdiri atas petugas Balai Besar TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Tengger Laut Pasir, dan karyawan Artotel Cabin Bromo berangkat menuju titik api untuk memadamkan kebakaran.

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim pemadam terbagi menjadi dua kelompok untuk menyisir lokasi. Namun, perubahan arah angin secara tiba-tiba dan ekstrem langsung mengepung salah satu kelompok yang berisi enam orang.
Dalam proses evakuasi awal, tim menemukan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni:
Sukaris (Pegawai TNBTS)
Petugas Keamanan 1 (Artotel Cabin Bromo)
Petugas Keamanan 2 (Artotel Cabin Bromo)
Sementara itu, tiga korban lainnya yang mengalami luka bakar berat langsung dilarikan ke RSUD Tongas Probolinggo. Nahas, pada pukul 19.30 WIB, satu korban luka atas nama Hendra (petugas Balai Besar TNBTS) dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, membenarkan gugurnya salah satu personelnya tersebut pasca-upaya pemadaman di Resort Tengger Laut Pasir.
Dua Korban Selamat Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo
Dua korban selamat, yakni Munawi (anggota MPA Tengger Laut Pasir) dan seorang petugas keamanan Artotel Cabin Bromo, harus dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya akibat luka serius.

Direktur RSUD Tongas, dr. Catur Prangga Wadana, menjelaskan bahwa kedua pasien mengalami luka bakar lebih dari 50 persen yang disertai trauma inhalasi akibat menghirup asap dan udara panas. Penanganan rujukan dilakukan setelah kondisi vital kedua pasien berhasil distabilkan oleh tim medis.

Bupati Probolinggo Kawal Evakuasi dan Imbau Warga

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, turun langsung ke lokasi bencana untuk mengawal proses evakuasi para korban menuju RSUD Tongas hingga mendampingi penanganan jenazah.

Bupati Haris menegaskan bahwa tragedi ini menjadi perhatian yang sangat serius. Meskipun kebakaran di kawasan Bromo kerap terjadi, peristiwa kali ini menjadi yang pertama kalinya menelan korban jiwa.

"Selama ini kebakaran hutan di Bromo meskipun sering terjadi, belum pernah menelan korban jiwa. Hari ini ada korban jiwa dan ini bukan masalah sepele. Perubahan arah angin yang ekstrem menjadi pengingat bahwa penanganan kebakaran di kawasan hutan memiliki risiko tinggi serta membutuhkan perhatian ekstra terhadap keselamatan setiap personel," ujar Bupati Haris.

Guna mengantisipasi dampak susulan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menguatkan koordinasi lintas instansi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta komando penanganan karhutla.

Bupati Haris juga menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan pertanian dengan alasan menekan biaya pembersihan. Ia menyoroti bahaya besar dari praktik pembakaran mandiri yang berpotensi meluas ke permukiman dan mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, warga diminta untuk tidak nekat memadamkan api tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

Penyelidikan Kepolisian

Guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta merangkai kronologi rinci yang menewaskan empat orang tersebut, jajaran Polres Probolinggo bersama Polsek Sukapura dan pihak Balai Besar TNBTS telah menerjunkan tim untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi insiden. (mis)

Ad Placement