RADAR-NASIONAL.COM

Jumat, 17 Juli 2026

Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Pasuruan — radar-nasional.com Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pasuruan akhirnya mendapatkan perwalian dari Pengadilan Agama Bangil.

Perwalian tersebut diberikan Pemerintah Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dan Pengadilan Agama Bangil melalui sidang perwalian, dan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (16/7/2026).

Ketua PA Bangil, Yurita Herdayanti mengatakan permohonan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dengan PA Bangil dan difasilitasi oleh Pemkab Pasuruan. 

Tujuannya semata-mata memberikan kepastian hukum bagi anak-anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah yang membutuhkan perlindungan melalui penetapan perwalian.

"Jadi kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan yang mengajukan permohonan ke PA Bangil terhadap 22 anak. Perkara kami bagi menjadi 11 perkara, dimana dalam satu putusan ada 2 anak," katanya.

Dijelaskan Yurita, proses permohonan telah diproses sesuai mekanisme hukum acara yang berlaku di Pengadilan Agama. Dalam artian seluruh tahapan pemeriksaan betul-betul dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

"Semuanya dilakukan sesuai prosedur yang benar. Mulai pendaftaran, pembayaran, pemanggilan sampai sidang untuk permohonan perwalian. Yang hadir kejaksaan, pemohon dari Yayasan Metal Muslim dan 2 orang saksi," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori mengatakan selalui mekanisme perwalian yang diajukan ke pengadilan, diharapkan setiap anak yang berada dalam pengasuhan yayasan memperoleh kepastian hukum mengenai status perwaliannya. 

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan hukum yang komprehensif terhadap anak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Perwalian anak bagi lembaga seperti Yayasan Metal Muslim dapat menjadi titik jelas kepemilikan legalitas hukum penuh untuk melakukan perbuatan hukum atas nama anak asuh," tegasnya. 

Di hadapan para undangan, Gus Shobih - sapaan akrab Wabup Pasuruan ini berharap program legalitas perwalian anak ini tidak hanya berhenti pada tahun ini saja. Namun belanjut pada tahun-tahun berikutnya. 

"Untuk memberikan hak asuh yang sah terhadap anak-anak terlantar yang saat ini dalam pengasuhan lembaga kesejahteraan sosial anak atau lembaga sosial lainnya," harapnya (tim)

Harkopnas ke-79: Pemkab Probolinggo Dorong Digitalisasi Koperasi dan Beri Penghargaan Insan Berprestasi

KRAKSAAN – Radar-nasional.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar apel bersama dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur” ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Probolinggo pada Jumat (17/7/2026).

Peringatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat yang adaptif, modern, dan berdaya saing tinggi di tengah dinamika global.

Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Fahmi AHZ. Agenda rutin tahunan ini diikuti secara tertib oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo serta perwakilan insan gerakan koperasi se-Kabupaten Probolinggo. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Probolinggo Sugianto, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait.
Apresiasi untuk Koperasi dan Insan Berprestasi 2026

Sebagai bentuk komitmen penuh pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Pemkab Probolinggo memberikan penghargaan prestisius kepada sejumlah koperasi dan insan koperasi yang dinilai menunjukkan kinerja luar biasa sepanjang tahun 2026.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wabup Fahmi AHZ, didampingi oleh Sekda Ugas Irwanto dan Ketua Dekopinda Sugianto. Berikut adalah daftar penerima penghargaan tersebut:
• Koperasi Wanita (Kopwan) Dewi Rengganis (Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris) – Koperasi Terbaik Kategori Tertib Administrasi.
• Kopwan Mawar Merah (Desa Gending, Kecamatan Gending) – Koperasi Terbaik Kategori Pemberian Pinjaman Usaha bagi Anggota.
• Kopwan Tirta Lestari (Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton) – Koperasi dengan Aset Terbesar.
• KSPPS Al Sridayah (Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan) – Koperasi Terbaik Kategori Peningkatan Volume Usaha Simpan Pinjam Tertinggi.
• KPRI Tegal Makmur (Kecamatan Tegalsiwalan) – Koperasi Sehat.
• Suloso (Ketua KUD Argopuro Krucil) – Tokoh Koperasi Berprestasi.
• Josef Teguh Sulaksono (JF Pengawas Koperasi Muda DKUPP Kabupaten Probolinggo) – Pengawas Koperasi Berprestasi.
Penegasan Wabup Probolinggo: Koperasi Harus Modern dan Melek Teknologi

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ menegaskan bahwa Harkopnas bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merevitalisasi peran koperasi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

"Melalui tema 'Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur,' seluruh insan koperasi harus memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola organisasi, memperluas jaringan kolaborasi, serta tiada henti berinovasi agar koperasi tumbuh menjadi lembaga yang sehat, modern, dan kompetitif," ujar Wabup Fahmi tegas.

Wabup Fahmi mengingatkan bahwa nilai-nilai fundamental yang diwariskan oleh Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta—yakni gotong royong, asas kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi—harus tetap menjadi fondasi utama. Indikator keberhasilan koperasi tidak boleh hanya diukur dari perputaran keuntungan finansial, melainkan dari kemampuannya meningkatkan kesejahteraan para anggota secara nyata.

Lebih lanjut, beliau mendorong percepatan transformasi digital di tubuh koperasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern seperti sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence), analisis data makro, hingga perluasan akses pasar digital adalah kunci agar koperasi lokal mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Program Strategis: Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai langkah konkret intervensi pemerintah, Pemkab Probolinggo saat ini tengah memperkuat struktur ekonomi arus bawah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, penggerak sektor produktif, sekaligus motor penguat hilirisasi produk lokal demi menciptakan nilai tambah ekonomi yang optimal.

Di akhir sambutannya, Wabup Fahmi menaruh harapan besar agar gerakan koperasi di Kabupaten Probolinggo dapat bergerak lebih dinamis, transparan, dan akuntabel. Koperasi juga dituntut aktif merangkul partisipasi generasi muda, pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga pelaku ekonomi kreatif.

"Dengan semangat Hari Koperasi Nasional ini, mari kita wujudkan koperasi di Kabupaten Probolinggo yang profesional dan berintegritas, demi mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera," pungkasnya. (mis)

Optimalkan Rumah SAE di Gending Probolinggo, Desa Klasemen Bentuk Kader Perlindungan Anak dan Perempuan

PROBOLINGGO – Radar-nasional.com Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sistem proteksi sosial di tingkat akar rumput,  dan upaya perlindungan perempuan dan anak melalui program Penguatan Rumah Curhat SAE Mabar Bumas (Mlaku Bareng Buang Masalah). yang difokuskan pada pembentukan kader desa serta penguatan kolaborasi antar-stakeholder.

Kegiatan strategis tersebut diselenggarakan di Kediaman Kepala Desa Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jumat (17/7/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo, A'at Kardono, Camat Gending Winda permata, Kapolsek Gending, Danramil Gending, Kepala Desa Klasemen Suprijono, Kader, serta seluruh jajaran perangkat desa, Ketua RW, Ketua RT, dan tokoh masyarakat setempat.
Komitmen Kemitraan dan Perluasan Program

Dalam sambutannya, A'at Kardono menegaskan bahwa kehadiran seluruh elemen pelayan publik ini bertujuan untuk memastikan penanganan yang cepat, tepat, dan terintegrasi bilamana terjadi permasalahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di lingkungan masyarakat.

"Tujuan utama kami hadir hari ini adalah memastikan sistem penanganan berjalan optimal di tingkat desa. Alhamdulillah, hari ini kita difasilitasi penuh oleh Kepala Desa Klasemen untuk merealisasikan hal tersebut. Dengan dilakukannya penandatanganan komitmen bersama, ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat dan Pemerintah Desa Klasemen sepakat untuk menjadi mitra strategis dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan," ujar A'at Kardono.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, kerja sama sinergis ini akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Desa Klasemen dipilih sebagai pelopor dan prioritas utama dalam pelaksanaan program ini. Jika implementasi di desa ini berhasil dan didukung oleh penguatan anggaran yang solid, program serupa diproyeksikan akan direplikasi dan diperluas ke desa-desa lain di wilayah Probolinggo.
Desa Klasemen Siap Jadi Garda Terdepan

Sementara itu, Kepala Desa Klasemen, Suprijono, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Forkopimca Gending kepada desanya. Ia menegaskan jajarannya siap berkomitmen penuh menyukseskan program perlindungan 
dan siap menjadi garda terdepan sekaligus pelopor dalam menyukseskan program Rumah SAE ini," tegas Suprijono.

Suprijono juga menginstruksikan kepada seluruh struktur desa, mulai dari perangkat hingga tingkat RT dan RW, untuk aktif bergerak bersama kader yang dibentuk.

"Pembentukan kader di tingkat desa ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk menciptakan ruang aman bagi anak-anak dan perempuan di Desa Klasemen. Dengan penandatanganan kemitraan hari ini, kami bersama tokoh masyarakat siap mendampingi, mengedukasi, serta menjadi mitra aktif dalam melakukan pencegahan awal hingga penanganan cepat," pungkasnya. (mis)

Kamis, 16 Juli 2026

Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Pasuruan — radar-nasional.com Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini tak hanya bisa dilakukan di hari dan jam kerja saja. Namun sebaliknya, masyarakat bisa mendapatkan layanan pada moment weekend alias sabtu minggu. 

Layanan yang dinamai “Pasporia” ini dilaunching pertama kali di acara Car Free Day (CFD) Pandaan pada pekan lalu, dan rencananya akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan, Chairul Huda Ahmad mengatakan layanan Pasporia merupakan turunan dari program Direktorat Jenderal Imigrasi, dimana setiap Kantor Imigrasi di daerah diharapkan dapat melaksanakan pelayanan paspor di lokasi CFD masing-masing.

“Jadi konsep layanan sebenarnya sama. Pasporia ini mengacu pada program Dirjen Imigrasi, Bapak Hendarsam Marantoko yang meminta semua kantor imigrasi di wilayah dapat melakukan pelayanan paspor di lokasi CDF di wilayahnya sendiri,” kata Chairul saat ditemui di ruangannya, Rabu (15/7/2026).

Dijelaskannya, selama pelaksanaan Pasporia, konsep yang akan diterapkan sangat sederhana. Dimana para pemohon yang tidak memiliki waktu untuk mengurus paspor di hari kerja, dapat langsung memanfaatkan layanan ini di CFD Pandaan.

“Konsepnya, pemohon atau masyarakat yang tidak mendapatkan layanan di hari kerja, dapat dilayani di akhir minggu sembari jalan jalan di CFD Pandaan,” terangnya. 

Lebih lanjut Chairul menegaskan bahwa pembuatan dan penggantian paspor di Kantor Imigrasi maupun di CFD Pandaan wajib diajukan secara online melalui aplikasi M-Paspor (tersedia di Google Play Store dan Apple App Store). 

Untuk pemohon harus membuat akun, mengisi data diri, mengunggah dokumen dan persyaratan sampai menyelesaikan pembayaran.

"Kalau persyaratannya sama. Mulai dari foto copy KTP, KK, Ijzah, Buku Nikah dan akta lahir, dan paspor akan selesai 3 hari setelah pembayaran," tegasnya. 

Dengan adanya layanan Pasporia, Chairul mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkannya dengan baik.

"Yang penting dokumen persyaratannya dilengkapi," tutupnya. (Tim)

Rabu, 15 Juli 2026

Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pasuruan - radar-nasional.com Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan secara resmi menggelar Festival Pasar Murah dan Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM/IKM yang berlangsung selama dua hari, mulai hari ini (15/7/2026) sampai besok.

Acara yang bertempat di Lapangan Nguling, Desa Nguling, Kecamatan Nguling ini diselenggarakan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendorong geliat ekonomi lokal.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori menyampaikan bahwa kegiatan Festival Pasar Murah Nguling 2026 ini bukan sekadar ajang transaksi ekonomi semata. Lebih dari itu, agenda ini merupakan wujud kehadiran dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meringankan beban usaha dan stakeholder. Kita berupaya menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM/IKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah," jelas HM Shobih Asrori.

Festival pasar murah ini juga bersinergi dengan berbagai lintas sektor, mulai dari jajaran instansi pemerintahan hingga dunia usaha. Sejumlah pihak yang turut berpartisipasi sebagai peserta pasar murah antara lain Pemerintah Kecamatan Nguling, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Kadin Kabupaten Pasuruan, HIPMI, KOMPPAK, IWAPI, FINNA, FORISA, HIAS, Asosiasi Pengolah dan Pemasar Perikanan Kabupaten Pasuruan, Indofood, Perum Bulog, serta PT Sinergi Gula Nusantara.

Kehadiran pasar murah ini langsung diserbu warga sekitar yang antusias mendapatkan komoditas bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar.

Beberapa komoditas yang dijual di antaranya:

- Beras Premium: Rp70.000 / 5 Kg

- Beras SPHP: Rp54.000 / 5 Kg

- Gula Pasir: Rp14.000 / Kg

- Minyak Goreng Premium: Rp17.000 / Liter

- Minyakita: Rp13.000 / Liter

- Telur Ayam Ras: Rp20.000 / Pack

- Bawang Merah: Rp7.000 / 250 Gram

- Bawang Putih: Rp6.000 / 250 Gram

Tidak hanya menyediakan bahan pokok dengan harga murah, festival ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil. Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyediakan fasilitas layanan pengurusan Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis untuk membantu UMKM dan IKM naik kelas serta memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Wabup Shobih juga turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh mitra usaha seperti Perum Bulog, PT Sinergi Gula Nusantara, PT Rajawali Nusindo, dan seluruh pihak yang telah mendukung penuh kesuksesan acara ini. Diharapkan kerja sama lintas sektor yang positif ini dapat terus berlanjut demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

*Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Klenang Probolinggo Masuk Meja Inspektorat*

Probolinggo – Radar-nasional.com Inspektorat Kabupaten Probolinggo tengah mendalami laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran tata kelola keuangan dan manajerial yang melibatkan Kepala Puskesmas Klenang berinisial MI. Oknum kepala puskesmas tersebut dilaporkan atas dugaan pemotongan dana perjalanan dinas (perdin), pemotongan insentif pegawai, hingga masalah pengelolaan material proyek.

Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Imron Rosyadi, membenarkan bahwa pihaknya telah melayangkan panggilan kepada sejumlah pihak eksternal maupun internal puskesmas untuk dimintai keterangan sejak awal pekan ini.

"Kami sedang melakukan klarifikasi. Sejumlah pihak sudah kami panggil sejak awal pekan ini untuk dimintai keterangan. Kami juga akan meminta penjelasan resmi dari Kepala Puskesmas serta pihak-pihak terkait lainnya," ujar Imron saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Imron menekankan bahwa proses yang berjalan saat ini masih dalam tahapan verifikasi dokumen dan pengumpulan data saksi. Pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan belum dapat menyimpulkan status pelanggaran dari terlapor.

"Kami tidak bisa langsung menyatakan laporan itu benar atau salah. Semua laporan masyarakat kami tampung, kemudian kami klarifikasi kepada pelapor, terlapor, dan pihak-pihak lain yang mengetahui persoalan tersebut. Jadi prosesnya masih berjalan," tegasnya.
Kepala Puskesmas Akui Pemotongan Perdin, Bantah Isu Lain

Sementara itu, Kepala Puskesmas Klenang berinisial MI secara terbuka membantah mayoritas tudingan yang dialamatkan kepadanya. Kendati demikian, MI tidak menampik adanya pemotongan pada pos anggaran perjalanan dinas pegawai.

Ia berdalih, kebijakan pemotongan dana perdin tersebut bukan merupakan keputusan sepihak yang otoriter, melainkan kebijakan yang diambil berdasarkan konsensus internal.

"Soal perjalanan dinas memang ada pemotongan, tetapi itu sudah dibicarakan dan disepakati bersama dengan para pegawai," kilah MI saat memberikan konfirmasi terpisah.

Lebih lanjut, MI dengan tegas menolak tuduhan mengenai pemotongan dana insentif pegawai serta dugaan penyalahgunaan material proyek di lingkungan puskesmas. Ia juga mengklarifikasi rumor yang beredar di internal instansi mengenai kedekatan khususnya dengan seorang bidan berinisial D.

"Kalau kedekatan dengan D itu karena dia bawahan saya. Komunikasi yang terjalin murni berkaitan dengan pekerjaan. Tidak ada hubungan khusus seperti yang dirumorkan," pungkasnya.

Kasus ini kini sepenuhnya berada di bawah penanganan Inspektorat Kabupaten Probolinggo. Hasil akhir dari rangkaian klarifikasi dan pemeriksaan dokumen ini nantinya akan menentukan langkah hukum atau sanksi disiplin yang akan dijatuhkan kepada pihak terlapor jika terbukti ditemukan adanya pelanggaran.  (*)

Targetkan Opini WTP, Baznas Kabupaten Probolinggo Jalani Audit Laporan Keuangan 2025

KRAKSAAN – radar-nasional.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo resmi menjalani audit laporan keuangan tahun buku 2025. Audit independen ini dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Suprihadi & Rekan Malang selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (14–15 Juli 2026).

Langkah ini merupakan agenda rutin wajib sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus komitmen Baznas dalam menjaga transparansi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil, menegaskan bahwa audit keuangan oleh lembaga eksternal merupakan kepatuhan mutlak terhadap regulasi yang berlaku.

"Audit ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh tata kelola keuangan kami berjalan sesuai standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas pengelolaan dana umat," ujar Muzammil saat memberikan keterangan di Kraksaan.

Penyesuaian Jadwal dan Ruang Lingkup Audit

Muzammil menjelaskan bahwa pelaksanaan audit tahun ini sempat mengalami penyesuaian dari rencana awal.
"Semula kami jadwalkan pada Februari atau Maret 2026. Namun, karena padatnya program kerja Baznas serta tingginya antrean jadwal KAP yang juga mengaudit berbagai instansi dan perusahaan, prosesnya baru bisa terealisasi bulan ini," tambahnya.

Proses audit yang berlangsung intensif ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen laporan keuangan, meliputi:
• Neraca Keuangan
• Laporan Arus Kas
• Rekonsiliasi Saldo Akhir
• Kesesuaian Transaksi Penerimaan dan Pengeluaran
Tindak Lanjut Rekomendasi Aset dan Uji Petik Lapangan
Selain memeriksa dokumen administratif, tim auditor juga berfokus pada tindak lanjut rekomendasi audit tahun sebelumnya. Salah satu poin yang disoroti sebelumnya adalah penyusutan nilai aset operasional seperti kendaraan, laptop, dan inventaris kantor lainnya.

"Rekomendasi mengenai penyusutan aset tersebut kini telah kami tindak lanjuti sepenuhnya dan disesuaikan dengan standar akuntansi keuangan terbaru," jelas Muzammil.

Tidak hanya di meja kerja, auditor juga melakukan uji petik lapangan (sampling). Tim auditor melakukan verifikasi faktual dengan mengonfirmasi langsung sejumlah penerima manfaat (mustahik) serta instansi atau muzakki yang menyetor zakat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara aliran dana di lapangan dengan catatan administrasi keuangan Baznas.

Optimisme Meraih Opini WTP

Hasil akhir dari proses audit ini diperkirakan akan terbit sekitar satu bulan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan fisik dan verifikasi lapangan selesai dilakukan. Dokumen laporan audit independen tersebut nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Bupati Probolinggo.
Melalui audit ketat ini, Baznas Kabupaten Probolinggo optimis dapat mempertahankan pencapaian terbaiknya.

"Harapan besar kami adalah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seperti tahun-tahun sebelumnya. Opini WTP menjadi bukti konkret bahwa masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Probolinggo dengan rasa aman dan percaya," pungkas Muzammil. (mis)

Ad Placement